Logo Bloomberg Technoz

Baik keluarga Lewis maupun Levy menolak memberikan komentar.

Setelah bertahun-tahun dikenal berhati-hati dalam membelanjakan dana, Tottenham meluncurkan proyek pengembangan besar-besaran untuk menjadi salah satu klub terbesar di Inggris. Klub tersebut menggelontorkan miliaran pound sterling untuk membangun stadion baru serta merombak skuadnya.

Namun, langkah ambisius itu belum membuahkan hasil. Tottenham nyaris terdegradasi selama dua musim berturut-turut. Pada Oktober tahun lalu, keluarga Lewis menyuntikkan dana 100 juta pound sterling ke klub untuk memperkuat kondisi keuangan sekaligus mendatangkan pemain baru. Musim lalu, Tottenham hanya finis di peringkat ke-17 Liga Primer dan baru terhindar dari degradasi pada pertandingan terakhir musim.

Akibat pinjaman untuk pembangunan stadion serta belanja besar di bursa transfer, Tottenham membukukan rugi sebelum pajak sebesar 120 juta pound sterling hingga akhir Juni 2025, meskipun pendapatannya meningkat dari 528 juta pound sterling menjadi 565 juta pound sterling.

Pada Mei, keluarga Lewis menyatakan bahwa proyek pengembangan klub membutuhkan investasi keuangan "untuk tim kami, akademi, fungsi pendukung di belakang layar, dan berbagai aspek lainnya—dan kami berkomitmen penuh untuk itu."

Menurut Bloomberg Billionaires Index, Joe Lewis memiliki kekayaan sebesar US$8,9 miliar. Pada Rabu malam, Lewis juga mencetak rekor baru untuk penjualan karya seni milik satu kolektor di Eropa, setelah melepas koleksi senilai 296,3 juta pound sterling dalam satu malam melalui rumah lelang Sotheby's. Salah satu karya yang terjual adalah lukisan telanjang perempuan langka karya Amedeo Modigliani, yang laku seharga 48,2 juta pound sterling.

Dana hasil penjualan karya seni tersebut pada akhirnya bisa digunakan untuk mendatangkan gelandang asal Portugal, Mateus Fernandes, yang saat ini sedang dibidik Tottenham dalam pembicaraan transfer dengan West Ham United.

(bbn)

No more pages