Logo Bloomberg Technoz

"Kami berkomitmen penuh untuk menjalankan seluruh tahapan seleksi ini dengan mengedepankan asas transparansi, kepastian hukum, dan akuntabilitas," tegas Meutya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (26/6/2026).

Seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz telah dimulai sejak 23 April 2026. Saat ini, proses tersebut resmi memasuki tahap evaluasi administrasi yang dilakukan oleh Tim Seleksi terhadap seluruh dokumen permohonan yang telah disampaikan peserta. 

Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya, sedangkan peserta yang tidak lolos akan dinyatakan gugur.

Komdigi menilai lelang frekuensi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemerataan akses internet berkualitas di Indonesia. Tambahan spektrum frekuensi diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi, meningkatkan kecepatan layanan mobile broadband, serta memperluas jangkauan sinyal hingga ke wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal.

Menurut Meutya, optimalisasi spektrum frekuensi juga akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Spektrum frekuensi adalah sumber daya alam yang terbatas, namun memiliki potensi luar biasa untuk mendorong kemajuan ekonomi digital. Melalui proses seleksi yang transparan dan akuntabel ini, kami ingin memastikan pita 700 MHz dan 2,6 GHz dapat dioptimalkan untuk menghadirkan akses internet yang lebih merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama dalam mendongkrak produktivitas ekonomi digital di berbagai sektor," ujar Meutya.

(wep)

No more pages