Li mengatakan BYD terus mencari lokasi untuk fasilitas produksi lain di Eropa, sambil tetap fokus pada pabrik di Hungaria.
“Kami ingin meningkatkan kapasitas fasilitas ini sesegera mungkin,” katanya.
Awal bulan ini, Li dikutip mengatakan bahwa perakitan mobil di Hingaria akan dimulai pada kuartal keempat.
BYD memiliki daftar pendek untuk fasilitas kedua di Eropa, kata Li, meskipun perusahaan belum memutuskan pengaturan pastinya. “Kami terbuka untuk membeli fasilitas yang sudah ada, kami terbuka untuk mencari kemitraan dan kami juga terbuka untuk membangun fasilitas kami sendiri,” menurut Li.
Saat berada di Serbia, Li bertemu dengan Presiden Aleksandar Vucic, yang menawarkan negaranya sebagai “titik penting dalam peta pengembangan lebih lanjut jaringan produksi BYD di Eropa,” menurut unggahan Instagram oleh kepala negara tersebut.
(bbn)




























