Minyak Mulai Bearish, DPR Sebut Harga Pertamax Perlu Disesuaikan
Azura Yumna Ramadani Purnama
17 June 2026 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 atau Pertamax perlu mengalami penyesuaian, usai harga minyak mentah dunia mulai turun gegara rencana kesepakatan perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Wakil Ketua Komisi XII DPR Sugeng Suparwoto menyatakan saat ini harga minyak mentah Brent berada di kisaran US$83/barel dan West Texas Intermediate (WTI) berada di sekitar US$79/barel.
Dia mengungkapkan, beberapa analis memprediksi harga rata-rata minyak dunia hingga akhir tahun akan berada di kisaran US$80/barel. Akan tetapi, asumsi Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN 2026 ditetapkan sebesar US$70/barel.
Untuk itu, Sugeng menilai harga Pertamax harus segera disesuaikan seiring dengan menurunnya harga minyak dunia, tetapi kebijakan tersebut harus tetap dipertimbangkan secara matang.
“Jadi, apakah harga Pertamax perlu segera disesuaikan? Menurut saya iya, tetapi harus ada parameter yang dihitung terlebih dahulu. Harga minyak perlu mengendap pada level tertentu agar ada kepastian. Jangan sampai kita mengambil keputusan berdasarkan parameter yang belum stabil,” kata Sugeng kepada awak media, di Kompleks DPR, Rabu (17/6/2026).





























