Logo Bloomberg Technoz

Cerita Kelam Migran yang Berenang untuk Masuk Spanyol

Redaksi
02 August 2026 07:11

Migrain yang ingin menembus perbatasan, Ceuta, Spanyol. (Sumber; Bloomberg)
Migrain yang ingin menembus perbatasan, Ceuta, Spanyol. (Sumber; Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Para migran yang ingin memulai kehidupan baru di Ceuta, sebuah kota otonom milik Spanyol yang terletak di pesisir pantai Afrika Utara, berbatasan langsung dengan Maroko, dan berada di dekat Selat Gibraltar, menceritakan kelamnya perjuangan mereka untuk menembus perbatasan.

Mereka yang akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumah mereka pada Sabtu (1/8), mengatakan kepada Reuters, bahwa rasa lapar, kelelahan, dan sikap permusuhan dari warga lokal telah menghancurkan harapan mereka akan kehidupan baru di Eropa.

Pada awalnya mereka tertarik oleh video-video yang viral di media sosial serta pesan-pesan dari teman yang mengindikasikan bahwa perbatasan yang dijaga ketat tersebut bisa ditembus.


Namun, setelah mencapai perbatasan Ceuta dengan cara berenang atau melompati pagar, banyak yang mengaku tidak menemukan cara untuk melanjutkan perjalanan ke daratan utama Spanyol.

"Kami datang untuk maju, bukan untuk dibodohi," kata Brahim, seorang pekerja toko roti dari Fez yang meninggalkan pekerjaannya dan menyeberangi perbatasan setelah menonton klip ribuan orang melakukan hal serupa.