Logo Bloomberg Technoz

ECB menaikkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya sejak 2023 pada Kamis (11/6). Gubernur ECB Christine Lagarde memperingatkan bahwa inflasi yang awalnya dipicu oleh lonjakan harga energi kini mulai meluas ke seluruh perekonomian di 21 negara anggota zona euro.

Proyeksi ekonomi terbaru ECB menunjukkan harga konsumen akan meningkat lebih cepat dalam dua tahun ke depan, sementara pertumbuhan ekonomi diperkirakan tertekan akibat melemahnya permintaan.

“Perang di Timur Tengah membebani aktivitas ekonomi, dan berbagai survei menunjukkan perlambatan, terutama di sektor jasa,” kata Lagarde. “Kenaikan harga energi akan mendorong inflasi lebih tinggi sepanjang musim panas dan membuatnya tetap jauh di atas target hingga paruh pertama tahun 2027.”

Investor memperkirakan ECB akan melakukan dua kali kenaikan lagi pada suku bunga deposito yang saat ini berada di level 2,25%, meskipun bank-bank sentral lain di Inggris dan Amerika Utara masih memilih menahan diri untuk sementara waktu.

“Kenaikan suku bunga kedua setelah keputusan hari ini, baik pada Juli maupun September, kini menjadi semakin mungkin terjadi,” kata Kepala Riset Makro Global ING, Carsten Brzeski, dalam catatan yang dikirimkan kepada klien.

(bbn)

No more pages