Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Turun Usai AS dan Iran Saling Tunda Serangan

News
27 July 2026 05:32

Platform Edith, sebuah platform minyak dan gas lepas pantai yang dioperasikan oleh DCOR LLC, di lepas pantai Long Beach, California, AS./Bloomberg-Tim
Platform Edith, sebuah platform minyak dan gas lepas pantai yang dioperasikan oleh DCOR LLC, di lepas pantai Long Beach, California, AS./Bloomberg-Tim

Kanoko Matsuyama - Bloomberg News

Bloomberg,⁠⁠Harga minyak dunia turun seiring para pedagang menilai risiko pasokan di Timur Tengah, dengan AS menghentikan sementara serangan terhadap Iran selama akhir pekan. Sementara itu, kelompok Houthi mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sasaran di Arab Saudi.

Harga minyak Brent tercatat turun sekitar 6% menuju US$91 per barel, setelah ditutup lebih rendah pada Jumat lalu. Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di bawah US$84. Selain itu, harga gas alam Eropa anjlok hingga 7,8%.


Setelah melancarkan serangan terhadap Republik Islam Iran selama 13 hari, AS menunda serangan sejak Jumat malam, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai langkah selanjutnya yang akan diambil Presiden Donald Trump. Angkatan bersenjata Iran menyatakan bahwa Teheran telah menangguhkan balasannya.

Namun, kelompok Houthi yang didukung Teheran di Yaman menyatakan bahwa mereka telah menyerang fasilitas yang terkait dengan Saudi Aramco di kota-kota pelabuhan Jizan dan Yanbu di Laut Merah pada hari Sabtu, meskipun baik Riyadh maupun Aramco belum segera mengonfirmasi klaim tersebut.