Logo Bloomberg Technoz

Kemenkeu menegaskan bahwa video tersebut sama sekali tidak berasal dari kanal resmi pemerintah maupun dari Menteri Keuangan. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mempercayai isi video tersebut tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

“Merupakan video hoaks deep fake,” kata Kemenkeu dalam keterangan resmi, Senin (8/7/2026).

Kemenkeu Minta Masyarakat Selalu Verifikasi Informasi

Penyebaran informasi palsu yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence semakin menjadi tantangan di era digital. Teknologi deep fake memungkinkan pelaku mengubah wajah, suara, hingga gerakan seseorang sehingga tampak autentik dan sulit dibedakan dengan konten asli.

Karena itu, Kementerian Keuangan menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan bantuan pemerintah, dana hibah, investasi, maupun program keuangan negara, harus diverifikasi melalui sumber resmi sebelum dipercaya atau disebarluaskan.

Kemenkeu menjelaskan bahwa seluruh kebijakan, program, maupun informasi resmi pemerintah hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi yang telah ditetapkan. Informasi yang berasal dari sumber tidak jelas atau beredar secara berantai di media sosial perlu dicermati secara lebih kritis.

Selain berpotensi menyesatkan masyarakat, penyebaran hoaks juga dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Modus semacam ini sering kali memanfaatkan figur publik atau pejabat negara guna meningkatkan kepercayaan calon korban.

Dalam kasus video yang viral tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak menghubungi nomor yang dicantumkan maupun memberikan data pribadi kepada pihak yang mengatasnamakan pejabat pemerintah tanpa verifikasi resmi.

Kementerian Keuangan juga menyediakan jalur pelaporan bagi masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan atau diduga hoaks terkait keuangan negara. Laporan dapat disampaikan melalui Contact Center Kemenkeu PRIME.

Layanan tersebut dapat diakses melalui telepon di nomor 134 atau WhatsApp 0813-1000-4134 pada hari kerja, yakni Senin hingga Jumat pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk selalu melakukan pengecekan ulang melalui situs resmi Kementerian Keuangan maupun akun media sosial resmi Kemenkeu yang tersedia di berbagai platform digital.

Langkah verifikasi dinilai menjadi cara paling efektif untuk menghindari penyebaran informasi palsu yang dapat merugikan masyarakat. Dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital, kewaspadaan terhadap berbagai bentuk manipulasi informasi menjadi semakin penting.

“Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya,” jelasnya.

Kemenkeu berharap masyarakat tidak mudah tergiur oleh informasi yang menjanjikan bantuan dana instan atau keuntungan besar tanpa dasar yang jelas. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh program resmi selalu diumumkan melalui kanal komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan mudah diakses publik.

Di tengah berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, masyarakat dituntut untuk semakin kritis dalam menyaring informasi. Verifikasi terhadap sumber informasi menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran hoaks sekaligus melindungi diri dari potensi penipuan digital yang semakin canggih.

(mfd/red)

No more pages