Logo Bloomberg Technoz

Risiko batal berolahraga akibat pekerjaan, rapat, atau agenda mendadak umumnya lebih kecil dibandingkan waktu lainnya.

  1. Membantu Menjaga Kualitas Tidur

Olahraga pagi dapat membantu tubuh menyesuaikan ritme sirkadian atau jam biologis.

Paparan cahaya matahari saat berolahraga di luar ruangan juga membantu tubuh mengenali waktu aktif dan waktu istirahat sehingga kualitas tidur berpotensi menjadi lebih baik.

  1. Berpotensi Meningkatkan Pembakaran Lemak

Lari pagi sebelum sarapan sering dikaitkan dengan peningkatan pembakaran lemak.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS One menemukan bahwa olahraga sebelum sarapan dapat meningkatkan oksidasi lemak selama 24 jam.

Dalam penelitian tersebut, pembakaran lemak mencapai sekitar 519±37 kilokalori per hari pada kelompok yang berolahraga sebelum sarapan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kondisi tanpa olahraga yang tercatat sekitar 400±41 kilokalori per hari.

  1. Membantu Meningkatkan Mood dan Fokus

Aktivitas fisik mendorong pelepasan berbagai zat kimia di otak, termasuk endorfin yang berkaitan dengan perasaan nyaman dan bahagia.

Karena itu, sebagian orang merasa lebih segar, fokus, dan memiliki energi yang lebih stabil setelah melakukan lari pagi.

Manfaat Lari Sore

Selain pagi hari, sore juga menjadi waktu yang banyak dipilih untuk berolahraga. Pada waktu ini, tubuh umumnya telah beradaptasi dengan aktivitas sepanjang hari sehingga memiliki sejumlah keunggulan tersendiri.

  1. Performa Fisik Cenderung Lebih Optimal

Suhu tubuh biasanya lebih tinggi pada sore hingga awal malam. Kondisi tersebut membuat otot menjadi lebih siap untuk beraktivitas.

Mengutip Mayo Clinic, kemampuan olahraga pada sebagian orang dapat mencapai puncaknya pada sore hingga awal malam, termasuk dari sisi kekuatan otot, fungsi fisik, dan daya tahan.

  1. Cocok untuk Latihan Intensitas Tinggi

Karena kondisi tubuh sudah lebih siap, banyak pelari merasa lebih nyaman melakukan latihan dengan intensitas tinggi pada sore hari.

Jenis latihan seperti tempo run, interval, maupun latihan kecepatan sering kali terasa lebih optimal dilakukan pada waktu ini.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports menyebut performa olahraga intensitas tinggi dapat dipengaruhi oleh waktu dalam sehari, termasuk suhu tubuh, hormon, suasana hati, dan ritme sirkadian otot.

  1. Membantu Mengurangi Stres

Bagi pekerja, lari sore dapat menjadi cara untuk melepaskan ketegangan setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.

Olahraga membantu menjernihkan pikiran sekaligus memberikan transisi sebelum memasuki waktu istirahat pada malam hari.

  1. Efisiensi Energi Lebih Baik

Beberapa penelitian menunjukkan tubuh dapat bekerja lebih efisien saat berolahraga pada sore atau malam hari.

Kondisi ini dapat menjelaskan mengapa sebagian orang merasa lari sore lebih ringan meski jarak dan intensitas latihan yang dilakukan tetap sama.

Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua orang mengenai waktu terbaik untuk berlari.

Jika tujuan utama adalah membangun kebiasaan olahraga, memperbaiki pola tidur, atau mendukung program penurunan berat badan, lari pagi dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Sebaliknya, bagi mereka yang ingin meningkatkan performa, memperbaiki pace, atau menjalani latihan dengan intensitas lebih tinggi, lari sore bisa menjadi pilihan yang lebih ideal karena kondisi tubuh umumnya lebih siap.

Pada akhirnya, faktor terpenting bukanlah waktu olahraga, melainkan konsistensi dalam melakukannya. Waktu terbaik untuk berlari adalah waktu yang paling memungkinkan dilakukan secara rutin dalam jangka panjang.

(seo)

No more pages

Artikel Terkait