Logo Bloomberg Technoz

Purbaya juga meyakini bahwa dengan fondasi ekonomi yang baik ini, rupiah bisa saja naik ke level 10.000.

Penurunan IHSG di bawah level 6.000 ini menjadi level penurunan paling lemah di Asia hari ini.

Penurunan tersebut membuat indeks pasar saham Indonesia menghuni deretan bursa saham terlemah atau worst performing index hari ini, yang disusul Swiss Market Index SWI (Swis), Hang Seng (Hong Kong), S&P/CLX IPSA (CLP) TR (Chile), Dubai Financial Market General Index (Uni Emirat Arab), MSX30 Index (Oman), EGX 30 INDEX (Mesir), dan DAX 40 GER40 (Jerman), melemah mencapai 2,57%, 1,56%, 1,48%, 1,11%, 1,05%, 1,04%, dan 0,97%.

Dengan demikian, berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, IHSG adalah bursa saham dengan pelemahan terdalam di dunia.

Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari ini IHSG terus terjerembab di zona merah, dengan tekanan jual yang deras, rentang perdagangan terjadi pada area level 6.213 sampai dengan terendahnya menyentuh 5.841.

Transaksi perdagangan saham didominasi aksi jual dengan volume mencapai 40,17 miliar saham dan nilai transaksi Rp25,25 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 2,76 juta kali diperjualbelikan.

Hanya ada 69 saham yang menguat. Sedang sebanyak–banyaknya 692 saham melemah dan 54 saham lainnya enggan melaju.

Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham barang baku, saham energi, dan saham infrastruktur mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing drop mencapai 9,04%, 5,61% dan 5,04%.

(ell)

No more pages