Penjualan AdMedika Tandai Babak Baru Transformasi Telkom

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli atau Sale and Purchase Agreement (SPA) dengan Fullerton Health terkait divestasi penuh PT Administrasi Medika (AdMedika) beserta entitas anak usahanya, TelkoMedika. Kesepakatan yang ditandatangani pada 2 Juni 2026 tersebut menjadi langkah strategis dalam penataan portofolio bisnis TelkomGroup.
Transaksi ini menandai berakhirnya kepemilikan TelkomMetra atas AdMedika Group yang telah menjadi bagian dari portofolio perusahaan sejak diakuisisi pada 2010. Di sisi lain, langkah tersebut membuka peluang baru bagi AdMedika untuk memperluas kapasitas bisnis dan memperkuat posisinya di sektor layanan administrasi kesehatan di bawah naungan Fullerton Health.
Divestasi ini dilakukan sejalan dengan arah transformasi bisnis yang tengah dijalankan TelkomGroup. Perusahaan berupaya memperkuat fokus pada sektor inti telekomunikasi dan layanan digital melalui penataan portofolio bisnis non-core.
Langkah tersebut juga selaras dengan aspirasi streamlining BUMN yang didorong Danantara Indonesia. Penataan bisnis dilakukan untuk membangun struktur usaha yang lebih fokus, adaptif, dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat global.
Bagi TelkomGroup, transaksi ini merupakan bagian dari implementasi strategi transformasi jangka menengah TLKM 30. Salah satu fokus utama strategi tersebut adalah optimalisasi portofolio bisnis guna meningkatkan efisiensi dan memperkuat penciptaan nilai jangka panjang.
Managing Director Business-2 PT Danantara Asset Management, Setyanto Hantoro, menilai langkah ini menjadi bagian dari agenda besar transformasi BUMN yang saat ini tengah berjalan.
“Langkah strategis ini sejalan dengan agenda transformasi dan penataan portofolio BUMN yang tengah didorong Danantara untuk membangun perusahaan yang lebih fokus, sehat, dan berdaya saing global. Melalui penataan portofolio yang terarah serta kolaborasi dengan mitra global seperti Fullerton Health, kami meyakini bahwa sinergi ini akan memperkuat kapabilitas ekosistem digital Indonesia, khususnya di sektor healthcare, serta menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Setyanto Hantoro.
Pernyataan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dan BUMN dalam memperkuat daya saing perusahaan melalui kolaborasi strategis dengan mitra global yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Fokus pada Bisnis Inti dan Penguatan Healthcare
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan bahwa perusahaan terus menjalankan strategi penataan portofolio secara disiplin untuk memastikan bisnis berkembang secara lebih efektif dan berkelanjutan.
“TelkomGroup terus menjalankan strategi penataan portofolio bisnis secara disiplin untuk membangun perusahaan yang lebih lincah, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Kami memandang kemitraan strategis seperti ini bukan sekadar transaksi korporasi, melainkan bagian dari upaya menciptakan struktur bisnis yang lebih optimal agar setiap entitas dapat tumbuh secara lebih agresif serta membuka ruang inovasi bisnis yang lebih luas di masa depan,” ujar Dian Siswarini.
Menurut Telkom, fokus pada bisnis inti telekomunikasi dan digital menjadi langkah penting untuk menghadapi dinamika industri yang terus berkembang. Penataan portofolio diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas perusahaan dalam menangkap peluang pertumbuhan baru.
Sementara itu, Direktur Utama TelkomMetra Pramasaleh Haryo Utomo menilai divestasi ini justru membuka ruang yang lebih besar bagi AdMedika untuk berkembang.
“TelkomMetra memandang langkah ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat nilai tambah AdMedika dalam jangka panjang. Di bawah kepemilikan Fullerton Health, kami meyakini AdMedika berada pada posisi yang solid untuk meningkatkan kapabilitas, memperluas skala bisnis, serta mengakses ekosistem layanan kesehatan regional yang lebih luas, dengan tetap mempertahankan fondasi kuat yang telah dibangun di Indonesia,” ujar Pramasaleh Haryo Utomo.
AdMedika selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan third party administrator (TPA) terbesar di Indonesia. Perusahaan memiliki jaringan luas yang menyediakan layanan pengelolaan klaim kesehatan, manajemen jaringan fasilitas kesehatan, hingga layanan kesehatan digital terintegrasi.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade sebagai bagian dari TelkomGroup, AdMedika berhasil membangun fondasi bisnis yang kuat di sektor administrasi layanan kesehatan. Perusahaan juga dikenal memiliki kapabilitas teknologi yang mendukung pengelolaan layanan kesehatan secara digital.
Masuknya AdMedika ke dalam ekosistem Fullerton Health dinilai dapat memperkuat posisi perusahaan di pasar nasional sekaligus membuka peluang pengembangan di tingkat regional.
Fullerton Health sendiri merupakan penyedia layanan kesehatan terintegrasi yang beroperasi di sembilan negara kawasan Asia Pasifik. Grup ini mengelola sekitar 550 fasilitas kesehatan dan bermitra dengan lebih dari 20.000 penyedia layanan kesehatan.
Dengan jaringan yang luas tersebut, AdMedika berpotensi memperoleh akses terhadap pengalaman internasional, teknologi, dan model operasional yang telah diterapkan Fullerton Health di berbagai negara.
Group CEO Fullerton Health, Ho Kuen Loon, menyatakan bahwa akuisisi ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperkuat kehadiran di Indonesia.
“Akuisisi ini menegaskan komitmen jangka panjang Fullerton Health di Indonesia serta investasi berkelanjutan kami dalam membangun platform layanan kesehatan yang terintegrasi dan berskala. Dengan bergabungnya AdMedika Group ke dalam ekosistem Fullerton Health, kami memperkuat kapabilitas operasional di bidang administrasi layanan kesehatan, sekaligus memanfaatkan jaringan regional yang telah kami bangun untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia yang terus berkembang,” ujar Ho Kuen Loon.
Fullerton Health saat ini melayani lebih dari 26.000 klien korporasi dan memfasilitasi lebih dari 14 juta transaksi layanan kesehatan setiap tahun. Jangkauan layanan tersebut memberikan dampak kepada lebih dari 4 juta individu di kawasan Asia Pasifik.
Melalui akuisisi ini, Fullerton Health memperluas pijakan bisnisnya di Indonesia yang dinilai memiliki potensi besar di sektor layanan kesehatan. Sementara bagi AdMedika, integrasi dengan grup regional membuka peluang peningkatan kapabilitas dan pengembangan layanan yang lebih luas.
TelkomGroup, TelkomMetra, dan Fullerton Health berharap langkah strategis tersebut dapat memperkuat ekosistem healthcare dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini juga diharapkan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan, mitra bisnis, serta seluruh pemangku kepentingan di tengah meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan yang terintegrasi dan berbasis teknologi.




























