Sebanyak 233 saham menguat, dan 161 saham melemah. Sementara, 248 saham tidak bergerak.
Untuk perdagangan hari ini, Rabu (3/6/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut penguatan indeks didorong oleh rebound saham perbankan besar dan konglomerasi setelah tekanan rebalancing MSCI mereda. Sentimen domestik turut ditopang inflasi Mei 2026 yang tercatat 3,08% year–on–year dan 0,28% month–to–month, mencerminkan kondisi ekonomi yang relatif stabil.
“Namun, surplus neraca dagang April 2026 yang hanya mencapai US$89,1 juta, terendah dalam enam tahun, menjadi faktor yang membatasi penguatan pasar,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Secara teknikal, support berada di area 6.060 dan resistance di 6.290.
Pelaku pasar masih mencermati perkembangan geopolitik global, potensi dampak rebalancing FTSE Russell pada Juni, serta peluang masuknya kembali dana asing setelah tekanan rebalancing MSCI. Stabilisasi rupiah juga berpotensi menjadi katalis positif bagi pergerakan indeks dalam jangka pendek.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah SUPA, DMAS, dan KETR.
Yang juga jadi perhatian pasar, melansir Phintraco Sekuritas, para investor mencermati pesan-pesan yang beragam mengenai perundingan perdamaian AS-Iran dan beberapa perkembangan.
Terbaru, Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran masih berlangsung, dikabarkan Iran sedang meninjau usulan kesepakatan dengan AS untuk menghentikan konflik.
“Secara teknikal, IHSG bertahan di atas level MA5. Penyempitan histogram negatif MACD berlanjut dengan Stochastic RSI mengarah ke area pivot,” mengutip paparan Phintraco.
Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi menlanjutkan penguatan dengan menguji level 6.220–6.280.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham AMRT, ENRG, SMGR, SUPA, dan SCMA.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya Bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, masih berlanjutnya aksi jual investor asing dan pelemahan nilai tukar rupiah berpeluang menjadi sentimen negatif.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.140–6.085 dan resistance 6.250–6.305,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham AMMN, PSAB, AMRT, BBNI, ANTM, dan MDKA.
Panin memproyeksikan IHSG akan menguat, didorong oleh ekspektasi adanya kesepakatan setelah Israel setuju untuk menghentikan serangan di Libanon, serta ruang koreksi yang terbatas seiring valuasi yang sudah murah.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah SSMS, SCMA, dan ANTM.
(fad)

























