Namun, Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan September lalu bahwa pemilik dan operator reaktor AS menghadapi kemungkinan kekurangan uranium selama dekade berikutnya. Meskipun Rusia mendominasi pasar global untuk bahan bakar nuklir — negara tersebut memasok sekitar seperlima dari permintaan AS dua tahun lalu — AS melarang impor uranium Rusia pada tahun 2024, meskipun ada pengecualian terbatas hingga tahun 2028.
Investasi Urenco akan mendanai perluasan fasilitasnya di New Mexico, dengan sentrifugal pertama dari 24 set yang digunakan untuk memperkaya uranium diharapkan beroperasi mulai tahun 2032.
Perusahaan tersebut mengatakan perluasan tersebut akan menambah kapasitas pengayaan baru sebesar 2,1 juta unit kerja pemisahan (SWU) ke fasilitas tersebut. Pabrik tersebut sudah memiliki kapasitas tahunan sebesar 4,3 juta SWU, yang kira-kira sepertiga dari permintaan AS saat ini.
(bbn)






























