Dengan demikian, Dino menyarankan agar misi diplomatik yang bersifat taktis bisa diserahkan kepada Menteri Luar Negeri Sugiono. Hal ini dinilai bisa menghemat biaya perjalanan karena rombongan yang mengikuti Sugiono lebih sedikit dibandingkan dengan Kepala Negara.
Dia juga menilai Sugiono harus melepaskan diri sebagai bagian dari rombongan pengiring Kepala Negara, hal ini sebagaimana telah dilakukan oleh menteri luar negeri terdahulu yang fokus menangani politik luar negeri.
"Ingat, Menlu Hassan Wirajuda, Marty Natalegawa, dan Retno Marsudi, semuanya tidak pernah menempatkan diri sebagai bagian dari entourage Presiden dan mereka fokus total untuk menangani politik luar negeri," ujar dia.
(dov/frg)
No more pages






























