Logo Bloomberg Technoz

Sementara, Pudji mencatat bahwa sepanjang Januari hingga April 2026, total nilai ekspor mencapai US$92,15 miliar atau naik 5,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Kenaikan ini didorong oleh nilai ekspor nilai ekspor nonmigas yang naik sebesar 6,28% dengan nilai  US$87,74 miliar di tengah penurunan ekspor migas yang tercatat sebesar US$ 4,41 miliar atau turun 8,30%.

“Peningkatan nilai ekspor nonmigas secara kumulatif terjadi di sektor industri pengolahan. Sektor industri pengolahan ini menjadi pendorong utama atas peningkatan kinerja ekspor nonmigas sepanjang Januari hingga April 2026 dengan andil sebesar 7,71% terhadap kenaikan total ekspor,” kata Pudji.

Secara detil, dia menyebut bahwa ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar yaitu produk olahan nikel, minyak kelapa sawit, kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, kimia dasar anorganik lainnya serta semikonduktor dan komponen elektronik lainnya. 

(ell)

No more pages