"Kami memandang penguatan kemampuan bahasa asing memang penting. Namun kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan nasional, kesiapan tenaga pendidik, kurikulum, dan manfaat nyata bagi peserta didik," kata politikus Fraksi PKB tersebut.
Lalu juga mengingatkan agar rencana pengajaran Bahasa Prancis tidak dipersepsikan publik hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa didukung perencanaan pendidikan yang jelas.
"Jangan sampai publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang," tegasnya.
Karena itu, Komisi X DPR RI akan memastikan terlebih dahulu apakah kebijakan tersebut telah memiliki landasan dan kesiapan yang memadai untuk diterapkan secara luas di sekolah-sekolah Indonesia.
Apabila hasil evaluasi menunjukkan kesiapan implementasi belum merata, Lalu menilai pengajaran Bahasa Prancis sebaiknya dilakukan secara bertahap. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah menjadikannya sebagai mata pelajaran pilihan atau program khusus di sekolah-sekolah tertentu.
"Jika kesiapan belum menyeluruh, maka penerapannya sebaiknya dilakukan secara bertahap, sebagai mata pelajaran pilihan, atau program khusus di sekolah tertentu," pungkasnya.
Presiden Prabowo Subianto belakangan memberikan instruksi agar sekolah di Indonesia mulai mempelajari bahasa asing selain Inggris. Instruksi ini disampaikan langsung dalam kunjungan kenegaraan resmi.
Terbaru, Prabowo mengatakan telah menginstruksikan semua tingkatan sekolah di Indonesia untuk belajar Bahasa Prancis. Hal ini disampaikan Kepala Negara di sela pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron.
Dia mengungkap selama ini hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis sudah berjalan baik, seperti di bidang pertahanan hingga kerja sama ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga, dia pun berharap hubungan tersebut juga dikembangkan pada bidang pendidikan.
“Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Perancis, melihat perkembangan dunia ke depan,” ujar Prabowo, dikutip Jumat (29/5/2026).
(dec)





























