Logo Bloomberg Technoz

Dua perusahaan Prajogo lainnya juga mengalami kenaikan harga yang signifikan yakni ​PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), dengan mencatatkan penguatan signifikan 8,61% ke level Rp815 dan sempat menyentuh angka tertinggi di level Rp890, dan ​PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat 2,37% ke harga Rp1.935 dengan nilai transaksi mencapai Rp555,32 miliar.

Reli saham grup Prajogo Pangestu terjadi bertepatan dengan hari efektif rebalancing MSCI periode Mei 2026 yang mulai berlaku setelah penutupan perdagangan Jumat. Dalam evaluasi terbaru yang diumumkan pada 13 Mei lalu, MSCI tercatat mengeluarkan 18 saham Indonesia dari berbagai indeksnya.

Kondisi tersebut dinilai tidak serta-merta menekan seluruh pergerakan saham di pasar.

Praktisi pasar modal sekaligus Praktisi Pasar Modal, Hans Kwee melihat penguatan sejumlah saham di tengah momentum rebalancing justru mengindikasikan bahwa investor institusi telah lebih dahulu melakukan penyesuaian portofolio.

“Melihat pola pergerakan saham pasca pengumuman MSCI, kemungkinan sebagian besar fund manager telah melakukan penyesuaian portofolio tanpa menunggu sampai tanggal terakhir 29 Mei 2026,” kata Hans dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (29/5/2026).

Hans juga melihat banyak emiten yang keluar dari indeks tetap memiliki fundamental yang solid serta prospek jangka panjang yang menarik. Bahkan, momentum pasca rebalancing dinilai berpotensi menjadi titik balik bagi pergerakan pasar saham domestik.

Selain itu, reformasi pasar modal oleh OJK dan SRO dinilai turut memperkuat transparansi dan kredibilitas pasar, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan investor baik domestik maupun asing.

(cpa/naw)

No more pages