Logo Bloomberg Technoz

IHSG Dibuka di Zona Merah, Terbeban Rebalancing Indeks MSCI

Muhammad Julian Fadli
29 May 2026 09:19

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (29/5/2026), dibuka melemah. Pada pukul 09:01 WIB, Indeks kehilangan 17,42 poin (0,28%) ke level 6.112, yang jauh berseberangan dengan bursa saham Asia.

Nyaris semua indeks saham utama di Bursa Asia yang sudah buka bergerak di zona hijau. KOSPI (Korea Selatan), TW Weighted Index (Taiwan), NIKKEI 225 (Jepang), Topix (Jepang), Straits Times (Singapura), Hang Seng (Hong Kong), KLCI (Malaysia), dan CSI 300 (China), yang berhasil melesat di tren penguatan pagi ini, berdasarkan data Bloomberg.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai lima menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 6,12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp3,55 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 225.214 kali.


Sebanyak 233 saham menguat, dan 292 saham melemah. Sementara 200 saham tidak bergerak.

Untuk perdagangan hari ini,BRI Danareksa Sekuritas menyebut pelemahan IHSG terjadi di tengah meningkatnya aksi profit taking dan tekanan pada sejumlah saham big caps serta saham komoditas. Secara teknikal, IHSG masih berpotensi bergerak dalam tren konsolidasi melemah dengan area resistance di 6.240 dan support di 6.060.