Dia berharap wadah tersebut, bersama dukungan pemerintah Indonesia, dapat menjadi fondasi yang kuat bagi terciptanya kolaborasi ekonomi yang lebih erat antara kedua negara.
"Kami juga mendirikan klub namanya Bhinneka supaya bisa mempererat hubungan kerja sama Prancis Indonesia di bidang bisnis. Supaya bisa bekerja sama lebih banyak dengan Prancis dan Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, diaspora Indonesia lainnya, Amanda, berharap kunjungan Prabowo dapat semakin memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Prancis.
Pelajar Indonesia di Prancis tersebut berharap akan semakin banyak program pertukaran pelajar dan kolaborasi pendidikan antara kedua negara.
"Kebetulan saya juga mahasiswa, jadi harapan kedepannya semoga semakin banyak acara-acara atau pertukaran pelajar di Prancis dan Indonesia,” ujarnya.
Untuk itu, Amanda juga memanjatkan doa agar kerja sama tersebut dapat terus terjalin dengan baik, sekaligus menyampaikan harapannya bagi kepemimpinan Prabowo.
“Semoga Pak Presiden semakin sukses dan program-programnya juga semakin berjalan dengan lancar,” tutupnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan lawatan ke Prancis dan telah berangkat pada Senin (25/5/2026) malam untuk kunjungan kerja ke negara tersebut.
"Pak Presiden kan semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri ya, ke Prancis," kata Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Juri mengatakan Kepala Negara masih berada di Prancis pada Rabu (27/5/2026), sehingga pelaksanaan shalat Idul Adha akan menyesuaikan situasi di negara tersebut.
"Jadi, tentu akan menyesuaikan (lokasi shalat Idul Adha Presiden), karena pas hari Rabu masih ada di sana. Jadi, tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja," kata Juri.
Terkait dengan agenda Presiden selama di Prancis, Juri menyebut penjelasan lebih lanjut akan disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono.
"Nanti Pak Menlu yang menjelaskan," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan Presiden Prabowo akan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
"Juga rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis yang akan dilakukan dalam waktu dekat," kata Sugiono dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Presiden Prabowo tercatat telah melakukan kunjungan ke Paris pada 14 April lalu untuk bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan tertutup.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan hubungan bilateral serta peningkatan kerja sama di berbagai bidang yang dinilai perlu diintensifkan.
(smr/wdh)






























