“Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia. Inflasi akan kami jaga tetap pada kisaran 1,5% hingga 3,5%,” jelas dia.
Pada sektor energi, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan sebesar US$70/barel hingga US$95/barel. Kemudian lifting minyak bumi ditargetkan mencapai 602.000 barel/hari hingga 615.000 barel/hari sedangkan lifting gas bumi sebanyak 934.000 barel/hari hingga 977.000/barel per hari setara minyak bumi.
Prabowo mengatakan, dengan strategi ekonomi yang tepat serta kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan.
“Saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8% hingga 6,5% di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029,” imbuhnya.
Kepala Negara juga menyatakan bahwa APBN bukan sekedar dokumen keuangan negara. APBN adalah wujud dari alat perjuangan bangsa dan alat untuk melindungi rakyat serta memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa.
Dengan kesadaran itu, kata Prabowo, APBN kita susun sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita mulia yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Dasar 1945.
“Alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera, dan sebagai alat untuk menjadi pedoman perjalanan kita ke depan,” kata Prabowo.
Dengan Asistensi Merinda Faradianti
(mfd/ell)
























