Logo Bloomberg Technoz

Kenaikan harga saham ASII, ITMG, dan TLKM turut menahan kejatuhan IHSG. Berikut adalah sejumlah saham yang berhasil sedikit meredakan 'nyeri' IHSG hari ini:

  1. Telkom Indonesia (TLKM) menyumbang 12,59 poin
  2. Bayan Resources (BYAN) menyumbang 11,18 poin
  3. Astra International (ASII) menyumbang 10,02 poin
  4. Sinar Mas Multiartha (SMMA) menyumbang 5,57 poin
  5. Bank Central Asia (BBCA) menyumbang 2,35 poin
  6. Vktr Teknologi Mobilitas (VKTR) menyumbang 1,1 poin
  7. Indo Tambangraya Megah (ITMG) menyumbang 0,85 poin
  8. Medco Energi Internasional (MEDC) menyumbang 0,54 poin
  9. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) menyumbang 0,5 poin
  10. Olympus Strategic Indonesia (NATO) menyumbang 0,39 poin

Namun, rebound IHSG dibatasi kejatuhan saham-saham sebagai berikut:

  1. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menekan 13,73 poin
  2. Chandra Asri Pacific (TPIA) menekan 13,29 poin
  3. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menekan 9,45 poin
  4. Amman Mineral Internasional (AMMN) menekan 7,63 poin
  5. Bumi Resources Minerals (BRMS) menekan 7,54 poin
  6. Aneka Tambang (ANTM) menekan 6,41 poin
  7. Bank Mandiri (BMRI) menekan 5,5 poin
  8. Ekamas Mora Republik (MORA) menekan 5,4 poin
  9. DCI Indonesia (DCII) menekan 5,23 poin
  10. Impack Pratama Industri (IMPC) menekan 4,71 poin

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG tersengat pelemahan mayoritas indeks di bursa global dan berlanjutnya depresiasi rupiah di tengah minimnya sentimen positif. Kekhawatiran akan meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah memicu kecemasan akan meningkatnya laju inflasi.

Rupiah pun ditutup melemah 1,09% di Rp17.656/US$ yang merupakan rekor penutupan paling rendah sepanjang sejarah,.

“Tekanan terhadap rupiah ini mendorong munculnya perkiraan bahwa BI berpeluang menaikkan BI Rate pada pertemuan Selasa-Rabu pekan ini,” tulis Phintraco Sekuritas, dalam catatan terbarunya pada Senin.

Panin Sekuritas menyebut, IHSG ditutup di zona merah seiring masih adanya sentimen negatif dari rebalancing MSCI Index Indonesia pekan lalu yang mengeluarkan 18 saham dari indeksnya sehingga mendorong outflow investor asing. FTSE Russell juga turut mengumumkan akan mengeluarkan saham-saham dari indeksnya yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) pada review indeks Juni 2026, efektif mulai perdagangan 22 Juni 2026, dengan menggunakan metode price to zero.

Terlebih lagi terhentinya negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang menjaga kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global, jadi penyebab pelemahan IHSG. Selain itu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran untuk mencapai kesepakatan semakin terbatas, sementara media Iran menyebut negosiasi belum menghasilkan konsesi nyata dari pihak AS. 

Kendati pelemahannya menipis, IHSG masih tercatat sebagai indeks saham dengan koreksi terdalam di Asia. Indeks KOSDAQ (Korea Selatan), Hang Seng (Hong Kong), Topix (Jepang), NIKKEI 225 (Tokyo), KLCI (Malaysia), TW Weighted Index (Taiwan), PSEi (Filipina), CSI 300 (China), Shanghai Composite (China), dan SETI (Thailand) melemah masing–masing 1,66%, 1,11%, 0,97%, 0,97%, 0,72%, 0,68%, 0,59%, 0,54%, 0,02%, dan 0,01%.

(fad/aji)

No more pages