Periode pelaksanaan buyback perseroan yakni 12 bulan, dimulai setelah memperoleh restu para pemegang saham, dan diperkirakan berlangsung mulai 19 Juni 2026 hingga 18 Juni 2027.
Manajemen GOTO menjelaskan, sumber dana yang digunakan dalam aksi korporasi ini bukan merupakan dana hasil penawaran umum dan bukan berasal dari pinjaman atau utang.
Perseroan juga menyebut jika buyback yang dilakukan tidak menyebabkan penurunan material atas pendapatan karena modal kerja dan kas perseroan cukup untuk melaksanakan aksi korporasi ini.
Dalam aksi korporasi ini, perkiraan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10% persen dari modal ditempatkan dan disetor, termasuk saham treasuri yang telah dimiliki saat ini.
Adapun sebagai informasi, per 30 April 2026, jumlah saham treasuri perseroan yakni 39,29 miliar saham atau setara 3,3% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.
(cpa/naw)



























