Gencatan Senjata Goyah, AS dan Iran Baku Tembak di Teluk Persia
News
05 May 2026 07:20

Courtney McBride, Tony Capaccio dan Catherine Lucey - Bloomnerg News
Bloomberg, Eskalasi kekerasan kembali pecah di Teluk Persia pada Senin (4/5) waktu setempat, melibatkan militer Amerika Serikat (AS), Iran, dan Uni Emirat Arab (UEA). Insiden ini memicu desakan untuk dimulainya kembali serangan udara ke wilayah Iran dan menimbulkan keraguan besar atas kelangsungan gencatan senjata yang baru berjalan empat minggu.
Komandan Komando Pusat AS (Centcom) Laksamana Brad Cooper mengungkapkan bahwa militer AS berhasil mematahkan serangan drone, rudal, dan kapal cepat Iran saat mengawal dua kapal berbendera AS melewati Selat Hormuz.
"Kami telah menembak jatuh tujuh kapal kecil, atau yang mereka sebut sebagai 'kapal cepat'," tulis Donald Trump dalam unggahan di Truth Social. Trump juga mengumumkan bahwa Menteri Pertahanan Pete Hegseth bersama Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine, akan memberikan keterangan pers di Pentagon pada Selasa (5/5).
Ketegangan semakin memuncak setelah UEA mengeklaim berhasil mencegat rudal jelajah Iran. Namun, serangan drone Iran dilaporkan memicu kebakaran hebat di pelabuhan Fujairah yang menyebabkan tiga orang dilarikan ke rumah sakit. Untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata berlaku hampir sebulan lalu, otoritas UEA mengeluarkan beberapa peringatan bahaya rudal kepada warganya.




























