Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Minta PLN Mitigasi Pemadaman, Bantah Kurang Pasokan

Ibnu Affan
21 June 2026 13:00

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat bertemu awak media di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat bertemu awak media di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN untuk bergegas menyiapkan langkah mitigasi yang terukur agar insiden pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Indonesia tidak terjadi berulang.

Bahlil meminta PLN untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan memastikan seluruh proses berjalan secara optimal. Hal ini juga telah ia sampaikan langsung kepada Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo.

"Saya sudah bicara dengan Pak Dirut, saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi," ujarnya dalam siaran resmi, dikutip Minggu (21/6/2026).


Bahlil juga menyangkal adanya anggapan bahwa pemadaman terjadi karena kurangnya pasokan bahan bakar di sejumlah pembangkit. Ia menegaskan, secara umum kebutuhan batu bara untuk PLN telah diantisipasi melalui penugasan wajib pasok dalam negeri atau DMO ke perusahaan dalam negeri.

Total kebutuhan batu bara PLN, kata dia, mencapai sebanyak 154 juta ton. Dari total tersebut, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (DItjen Minerba) juga telah memberi penugasan sekitar 180-190 juta ton.