Logo Bloomberg Technoz

Tolak Proyek Menantu Trump, Ribuan Warga Albania Desak PM Mundur

News
21 June 2026 14:00

Aksi protes warga Albania menentang dukungan pemerintah terhadap proyek resor mewah. (Fotografer: Atdhe Mulla/Bloomberg)
Aksi protes warga Albania menentang dukungan pemerintah terhadap proyek resor mewah. (Fotografer: Atdhe Mulla/Bloomberg)

Gresa Kraja - Bloomberg News

Bloomberg, Gelombang aksi protes warga Albania yang menentang dukungan pemerintah terhadap proyek resor mewah bentukan perusahaan investasi Jared Kushner memasuki babak baru. Ribuan demonstran turun ke jalan dalam aksi terbesar sejauh ini, mendesak Perdana Menteri Edi Rama untuk segera mengundurkan diri.

Massa yang membeludak pada hari Sabtu (20/6) memadati jalan raya utama di ibu kota Tirana. Mereka berkumpul di depan kantor PM Rama sembari meneriakkan yel-yel menentang pemerintah dan memblokade akses jalan tepat di depan gedung pemerintahan tersebut.


Demonstrasi ini pertama kali pecah tiga pekan lalu, dipicu oleh pemasangan pagar pembatas dan dimulainya pekerjaan persiapan di dekat lokasi pembangunan resor mewah di pesisir selatan Albania. Proyek yang disokong oleh Affinity Partners, perusahaan milik menantu Presiden AS Donald Trump tersebut, kini menjadi pusat kemarahan publik yang lebih luas terkait eksploitasi kawasan pesisir Albania serta transparansi proses persetujuan investasi swasta skala besar.

Pada Sabtu pagi, PM Edi Rama dengan tegas menolak tuntutan untuk mundur. Ia menyatakan bahwa pemerintahannya akan mendengarkan setiap ketidakpuasan publik, namun "tidak akan pernah menyerahkan kendali kekuasaan hanya karena kebisingan."