Iran Tutup Selat Hormuz Lagi karena Israel Terus Serang Lebanon
News
21 June 2026 07:00

Arsalan Shahla, Alex Longley dan Dan Williams - Bloomberg News
Bloomberg, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran dengan alasan adanya pelanggaran gencatan senjata oleh Israel. Langkah ini terjadi justru di saat Pakistan mengonfirmasi bahwa perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran siap dibuka di Swiss pada hari Minggu (21/6).
Aksi blokade di Selat Hormuz tersebut kembali menambah ketidakpastian di atas meja perundingan yang sedianya ditujukan untuk mengakhiri konflik Timur Tengah secara permanen. Meski dampak langsung terhadap arus lalu lintas kapal belum terlihat jelas, jutaan barel minyak sebenarnya tetap berhasil keluar secara diam-diam dari jalur air vital tersebut setiap harinya, bahkan sebelum gencatan senjata terbaru disepakati.
Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan pada Sabtu (20/6) bahwa Komando Militer Gabungan Iran menegaskan penutupan ini merupakan langkah operasional pertama Teheran untuk merespons serangan berkelanjutan Israel di wilayah Lebanon selatan.
Negosiasi damai yang awalnya dijadwalkan mulai pada hari Jumat sempat tertunda akibat eskalasi pertempuran antara militer Israel dan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon. Namun, sesi perundingan tampaknya kembali berjalan sesuai rencana. Pemerintah Pakistan mengumumkan bahwa Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Panglima Militer Jenderal Asim Munir tengah bertolak menuju Burgenstock, Swiss, untuk menghadiri pembicaraan yang dimulai hari Minggu.

























