Logo Bloomberg Technoz

Impor Minyak RI per April 2026: Nigeria Terbanyak, AS Belum Masuk

Azura Yumna Ramadani Purnama
04 May 2026 11:30

Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai, Pertamina Antisipasi Pasokan BBM Bengkulu dari Tiga Terminal BBM (Dok. Pertamina)
Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai, Pertamina Antisipasi Pasokan BBM Bengkulu dari Tiga Terminal BBM (Dok. Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Indonesia paling banyak mengimpor minyak mentah dari Nigeria pada periode 1 Januari hingga 1 April 2026, tetapi Amerika Serikat (AS) belum tercatat menjadi negara asal impor minyak mentah Indonesia pada periode tersebut.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, total impor minyak mentah dari Nigeria mencapai 26,52% dari total impor yang dilakukan pada periode 1 Januari hingga 1 April 2026.

Posisi kedua ditempati Angola dengan porsi 21,33%. Ketiga, impor minyak mentah dari Arab Saudi tercatat sebesar 16,11% dari total impor yang dilakukan Indonesia.


Keempat, Brasil dengan total impor minyak mentah sebesar 11,36% dari total impor yang dilakukan 1 Januari hingga 1 April 2026.

Kelima, Gabon sebesar 7,81% dari total impor minyak mentah yang dilakukan Indonesia pada periode tersebut. Posisi keenam, Malaysia dengan porsi impor 4,83% dari total impor minyak mentah pada 1 Januari hingga 1 April 2026.