Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Turun Usai Trump Janji Pandu Kapal Keluar Hormuz

News
04 May 2026 06:21

Produksi minyak dari penambangan di Amerika Utara. Bloomberg
Produksi minyak dari penambangan di Amerika Utara. Bloomberg

Nicholas Lua - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak dunia merosot setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS akan mulai memandu kapal-kapal netral keluar melalui Selat Hormuz. Selain itu, Trump juga memberi sinyal adanya kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran untuk mengakhiri perang yang kini memasuki minggu ke-10.

Minyak mentah jenis Brent turun di bawah level US$108 per barel, melemah selama tiga hari berturut-turut. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran US$101. Langkah yang direncanakan mulai Senin (4/4) ini bertujuan untuk membebaskan orang, perusahaan, dan negara-negara yang "sama sekali tidak bersalah," tulis Trump dalam unggahan di media sosialnya.


Presiden AS tersebut juga mengungkapkan bahwa perwakilan kedua negara tengah melakukan diskusi yang "sangat positif" dengan Teheran, tetapi tidak merinci detail pembicaraan tersebut. Di sisi lain, televisi Iran melaporkan bahwa Teheran pada Minggu (3/5) tengah meninjau tanggapan Washington terhadap rencana 14 poin yang mereka ajukan baru-baru ini.

Harga minyak mentah sempat melonjak tahun ini—mencapai level tertinggi sejak 2022 pada pekan lalu—karena konflik tersebut mengacaukan pasar serta mengancam perlambatan ekonomi global dan kenaikan inflasi. Lonjakan harga ini dipicu oleh blokade ganda di Selat Hormuz, dengan Teheran mencegah kapal keluar dari Teluk Persia, sementara AS mencegat kapal yang menuju atau berasal dari pelabuhan Iran.

Lalu lintas di Selat Hormuz. (Sumber: Bloomberg)