Logo Bloomberg Technoz

Kalender Jawa Mei 2026 dengan Weton & Penanggalan Hijriah

Referensi
04 May 2026 12:40

Ilustrasi Kalender Jawa Bulan Mei 2026 (Dok. Ist)
Ilustrasi Kalender Jawa Bulan Mei 2026 (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Memasuki bulan Mei 2026, masyarakat Indonesia kembali memiliki acuan penting dalam menentukan berbagai aktivitas harian maupun keagamaan melalui kalender Jawa. Sistem penanggalan ini tidak hanya menggabungkan kalender Masehi dan Hijriah, tetapi juga memasukkan siklus pasaran yang khas, yakni Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing.

Kehadiran kalender Jawa masih sangat relevan hingga saat ini, terutama bagi masyarakat Jawa yang menjadikannya sebagai pedoman dalam menentukan hari baik, kegiatan adat, hingga momen penting dalam kehidupan sehari-hari. Kombinasi tiga sistem penanggalan ini menjadikan kalender Jawa sebagai referensi yang unik sekaligus komprehensif.

Kementerian Agama sendiri telah menerbitkan acuan penanggalan Hijriah yang menjadi rujukan utama masyarakat dalam menentukan hari besar keagamaan. Hal ini kemudian berjalan seiring dengan penggunaan kalender Jawa yang tetap dilestarikan sebagai bagian dari budaya dan tradisi lokal.


Pada Mei 2026, kalender Jawa menunjukkan kesinambungan antara akhir bulan Dzulqo’dah 1447 Hijriah hingga memasuki awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah. Periode ini menjadi penting karena menandai transisi menuju salah satu bulan besar dalam Islam yang identik dengan ibadah haji dan Hari Raya Iduladha.

Tanggal 1 Mei 2026 diketahui bertepatan dengan Jumat Pon dan 13 Dzulqo’dah 1447 Hijriah. Penanggalan ini kemudian berlanjut secara berurutan hingga akhir bulan yang jatuh pada Ahad Pon, 31 Mei 2026, yang bertepatan dengan 14 Dzulhijjah 1447 Hijriah.