Harga Minyak Naik, Blokade AS di Hormuz Picu Kekhawatiran Pasokan
News
01 May 2026 06:20

Rob Verdonck - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia mempertahankan kenaikan mingguan keduanya setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan tetap melanjutkan blokade laut di pelabuhan-pelabuhan Iran. Keputusan ini memperkuat kekhawatiran bahwa jalur vital Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali dalam waktu dekat.
West Texas Intermediate (WTI) merangkak naik menuju US$106 per barel, mencatatkan kenaikan sebesar 12% sepanjang pekan ini. Sementara itu, Brent ditutup mendekati level US$110 pada perdagangan Kamis (30/4). Dalam pernyataan tertulisnya, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei meragukan peluang kesepakatan dengan AS. Ia bersumpah tidak akan menyerahkan teknologi nuklir atau rudal Republik Islam tersebut, serta memberi sinyal bahwa Teheran akan tetap mempertahankan kendali atas Selat Hormuz.
Harga minyak telah melonjak lebih dari 25% dalam dua minggu terakhir akibat kebuntuan negosiasi yang memperpanjang penutupan hampir total jalur air krusial tersebut. Sebelum perang pecah, Selat Hormuz mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak mentah dunia. Ketidakpastian pasokan di masa depan telah memicu fluktuasi harga yang tajam dan membuat kurva kontrak berjangka menjadi lebih datar.
"Aksi jual ditanggapi dengan sangat hati-hati, namun minat beli langsung melonjak saat harga bergerak naik," ujar Carl Larry, analis minyak dan gas di Enverus. "Setiap hari terus menjadi petualangan, sekaligus peluang untuk menghasilkan keuntungan... dengan cepat."




























