Logo Bloomberg Technoz

Update Kecelakaan Argo Bromo-KRL: Korban Sembuh hingga Penyidikan

Farid Nurhakim
03 May 2026 13:30

Evakuasi tabrakan Argo Anggrek vs KRL belum usai, ada korban terjepit di gerbong KRL (Bloomberg Technoz)
Evakuasi tabrakan Argo Anggrek vs KRL belum usai, ada korban terjepit di gerbong KRL (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI mencatat terdapat 116 penumpang menjadi korban kecelakaan kereta api jarak jauh Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL/Commuter Line) di Stasiun Bekasi Timur, yang terjadi pada Senin (27/4/2026). Sebanyak 16 penumpang di antaranya, semua perempuan, meninggal dunia karena berada di gerbong khusus wanita yang tepat ditabrak lokomotif KA Argo Bromo Anggrek.

Hingga kemarin, Sabtu (4/3/2026) pukul 07.00 WIB pihaknya mengeklaim 76 orang di antaranya sudah kembali pulang ke rumahnya masing-masing dan 24 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. 

Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba memaparkan, sebanyak 100 korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit di kawasan Kota Bekasi. Hingga Sabtu (02/05/2026), sebanyak 76 penumpang telah kembali ke rumah masing-masing. 


"Dan 24 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit," tulis KAI di akun resminya dikutip, Ahad (03/05/2026).

Pada saat ini, KAI pun masih membuka posko informasi di Stasiun Bekasi Timur hingga 11 Mei 2026 mendatang. Lewat posko tersebut, ada beberapa pelayanan yang diberikan yaitu layanan kesehatan lanjutan, koordinasi administrasi, hingga trauma healing.