BMKG: Hujan Lebat Masih Bisa Terjadi Hingga 7 Mei
Dovana Hasiana
03 May 2026 08:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya potensi hujan dengan intensitas rendah hingga lebat hingga Jumat (07/05/2026). Cuaca ini terjadi meski sebagian besar wilayah Indonesia sebenarnya sudah mulai memasuki musim kemarau awal.
Berdasarkan laman BMKG, cuaca hujan masih berpotensi terjadi akibat aktivitas Monsun Australia yang diprakirakan akan menguat dalam beberapa hari ke depan. Hal ini merujuk pada pola angin zonal yang semakin didominasi oleh angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia - membawa massa udara yang relatif kering dari wilayah Australia.
Pola peralihan musim ini juga terlihat dari perbedaan suhu udara yang cukup signifikan antara pagi dan siang hari. Pada pagi hingga siang hari, radiasi matahari yang intens menyebabkan proses konveksi yang tinggi, yang kemudian memicu pembentukan hujan lokal pada sore hingga malam hari.
Hujan yang terjadi biasanya tidak merata, dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi yang singkat, serta berpotensi disertai kilat dan angin kencang.
Dinamika Atmosfer juga diprakirakan akan sangat mempengaruhi cuaca pada pekan depan. Madden-Julian Oscillation (MJO) berada di fase II (Indian Ocean) dan diprediksi melewati sebagian wilayah Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, serta sebagian besar Pulau Jawa dan Laut Jawa.





























