RI Kembangkan CNG Tabung 3 Kg, Biaya Diklaim Lebih Murah 40%
Azura Yumna Ramadani Purnama
02 May 2026 19:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan berencana untuk mengembangkan gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) dengan tabung 3 kilogram.
Bahlil mengklaim penggunaan CNG memiliki biaya yang lebih murah sekitar 30% hingga 40%, namun dia tak menjelaskan pembandingnya. Klaim Bahlil lainnya bahwa sejumlah industri perhotelan dan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah menggunakan CNG sebagai sumber api dalam proses pemasak.
“CNG ini adalah sama juga gas, tapi dia bukan LPG, dan sekarang sudah dipakai untuk hotel, restoran, dan beberapa [dapur] MBG-MBG. Tetapi untuk yang 3 kilogramnya ini baru mau dibuat dan ini cost lebih murah 30-40%,” kata Bahlil dalam pidatonya di acara Himpunan Alumni IPB, ditayangkan daring, Sabtu (2/5/2026).
Dalam materi yang ia paparkan termuat bahwa CNG merupakan bahan bakar gas yang dibuat dengan mengkompresi gas alam yang terdiri dari C1 atau metana dan C2 atau etana.
Kemudian, CNG disimpan dan didistribusikan dalam bejana tekanan atau tabung pada tekanan tinggi, antara 200 hingga 250 bar (setara 2.900 hingga 3.600 psi). Ketahanan tabung juga diklaim dapat mencapai 650 baru atau 9.427 psi. Dengan begitu, tabung CNG bakal memiliki toleransi yang besar untuk kebutuhan keamanan.




























