Logo Bloomberg Technoz

Ekspor BYD Melambung 71% akibat Lonjakan Harga Bensin

News
02 May 2026 08:00

BYD Atto 3 dipamerkan saat gelaran GJAW 2025 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/11/2925). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
BYD Atto 3 dipamerkan saat gelaran GJAW 2025 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/11/2925). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Julia Zhong - Bloomberg News

Bloomberg, Penjualan BYD Co di luar negeri melonjak pada April akibat kenaikan harga bensin, setelah perang di Iran memicu minat baru pada mobil listrik, meski melemahnya permintaan di pasar domestik China menyeret total pengiriman turun selama delapan bulan berturut-turut.

Penjualan produsen mobil di luar China melonjak 71% bulan lalu dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 134.542 unit, kata perusahaan pada Jumat dalam unggahan di platform media sosial Weibo. Namun, hal itu tidak cukup untuk mencegah total pengiriman turun 16% menjadi 321.123 unit.


Kekuatan penjualan internasional ini menyoroti pentingnya ekspansi global BYD, karena permintaan di dalam negeri melemah akibat penghapusan subsidi pemerintah dan persaingan yang semakin ketat dari perusahaan seperti Geely Automobile Holdings Ltd dan Xiaomi Corp.

BYD menargetkan penjualan 1,3 juta unit di luar China tahun ini, sekitar seperempat lebih tinggi dibandingkan tahun 2025.