Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, penerimaan bea masuk masih mencatatkan pertumbuhan positif. Hingga akhir Maret 2026, realisasi bea masuk mencapai Rp11,5 triliun atau lebih tinggi 0,9% secara tahunan.

Pemerintah menyebut capaian tersebut ditopang peningkatan impor barang untuk kebutuhan proyek dan pembangunan.

Sementara itu, penerimaan bea keluar masih mengalami tekanan cukup dalam. Realisasinya tercatat Rp5,4 triliun hingga akhir Maret 2026 atau lebih rendah 38,9% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kementerian Keuangan menyebut kontraksi bea keluar mulai menunjukkan perbaikan sejalan dengan penguatan harga crude palm oil (CPO) pada Maret.

Secara keseluruhan, pendapatan negara hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp574,9 triliun atau 18,2% dari target APBN 2026. Realisasi tersebut tercatat lebih tinggi 10,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

(ell)

No more pages