Bahlil Mau Perluas Penggunaan CNG, Begini Kesiapan Fasilitas PGN
Azura Yumna Ramadani Purnama
01 May 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) atau PGN melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia menyambut langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mengkaji perluasan pemanfaatan gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG).
Saat ini, PGN Gagas mengoperasikan 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di 7 provinsi, dengan rata-rata pengisian sekitar 2.200 kendaraan per hari untuk layanan CNG masyarakat atau Gasku.
Sementara untuk industri, PGN Gagas melayani lebih dari 600 pelanggan dengan total penyaluran mencapai 4.067.002 million british thermal unit (MMBTU) sepanjang 2025.
Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan mengungkapkan pada tahun lalu perseroan penyaluran 4,6 juta MMBTU gas bumi melalui layanan CNG dan gas alam cair atau liquified natural gas (LNG).
“Kami melihat ini bukan soal menggantikan satu energi dengan energi lain, melainkan memperluas pilihan. CNG merupakan salah satu opsi energi yang telah tersedia dan dapat terus dikembangkan secara bertahap sesuai dengan arah kebijakan pemerintah,” kata Santiaji dalam siaran pers, dikutip Jumat (1/5/2026).





























