Hari Buruh, PM Singapura Ingatkan Disrupsi AI di Pasar Kerja
News
01 May 2026 13:40

Philip J. Heijmans dan Megawati Wijaya - Bloomberg News
Bloomberg, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong memperingatkan akan adanya gangguan yang lebih besar pada masa depan saat negara tersebut menghadapi lingkungan global yang lebih tidak pasti, mulai dari konflik Iran hingga peningkatan pesat kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Pekerjaan akan berubah, beberapa akan hilang, dan laju perubahan akan lebih cepat daripada apa pun yang pernah kita lihat sebelumnya,” katanya dalam pidato Hari Buruh pada Jumat (1/5/2026), merujuk pada dampak teknologi baru.
Wong menyampaikan peringatan tersebut disertai dengan catatan yang meyakinkan, dengan mengatakan bahwa transisi ekonomi Singapura akan menciptakan lapangan kerja baru dan lebih baik, meskipun beberapa peran yang ada mungkin tidak dapat dipertahankan.
“Kita mungkin tidak dapat melindungi setiap pekerjaan, tetapi kita akan melindungi setiap pekerja,” katanya.





























