Trump: Selat Hormuz Dibuka Jumat Setelah Teken Pakta Damai
Redaksi
15 June 2026 06:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali pada hari Jumat (19/6), segera setelah penandatanganan perjanjian antara AS dan Iran resmi dilakukan.
"Dengan dibukanya kembali Selat setelah penandatanganan Perjanjian pada hari Jumat untuk keperluan pembersihan ranjau, minyak akan kembali mengalir di kedua ujungnya bagi kawasan tersebut, dan juga dunia!" ujar Trump.
Sementara itu pada hari Minggu (14/6), Wakil Presiden AS JD Vance menyebut kesepakatan yang dicapai dengan Iran sebagai "momen besar bagi Amerika Serikat," meskipun ia mengakui masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
"Saya tidak akan mengatakan bahwa semua orang akan langsung bernyanyi gembira besok," kata Vance dalam wawancara di Fox News. "Akan butuh sedikit waktu untuk mempelajari jalan perdamaian, tetapi saya benar-benar berpikir kita telah mengambil langkah yang sangat, sangat besar malam ini."
Vance menjelaskan bahwa kesepakatan damai ini dibangun di atas tiga elemen inti. Elemen pertama adalah "pembukaan segera Selat Hormuz, dan tentu saja, diikuti dengan pencabutan blokade laut yang selama ini kita terapkan terhadap Iran."


























