Selain itu, beban umum dan administrasi juga mengalami penurunan 9,06% secara tahunan menjadi Rp11,14 miliar dari Rp12,21 miliar.
Efisiensi-efisiensi tersebut menopang perbaikan laba usaha yang melonjak 147,66% menjadi Rp3,17 miliar dari Rp1,28 miliar, yang pada akhirnya mengerek laba bersih perusahaan.
Total aset GOLF tidak mengalami banyak perusahan, sekitar Rp8,69 triliun pada kuartal I-2026, dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp8,68 triliun. Sementara total liabilitas mengalami kenaikan tipis menjadi Rp672 miliar dari Rp666 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Rinciannya, liabilitas jangka pendek sebesar Rp168 miliar dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp503,8 miliar. Adapun total ekuitas tercatat flat, sebesar Rp8,02 triliun dari Rp8,01 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
(dhf)




























