Logo Bloomberg Technoz

Tercatat masih ada penguatan di 408 saham, dan sebanyak–banyaknya 264 saham terjadi pelemahan. Sisanya 147 saham stagnan.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar, atau saham big caps jadi pemberat IHSG sepanjang perdagangan hari ini. Saham–saham energi, saham perindustrian, dan saham keuangan mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing melemah mencapai 1,2%, 1,1% dan 0,01%.

Melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari kejatuhan sejumlah saham seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang amblas 8,66% dan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang jatuh 4,17%. Hingga dengan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah 3,69%.

Berikut selengkapnya berdasarkan data Bloomberg pada Senin (27/4/2026).

  1. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) mengurangi 15,5 poin
  2. Astra International (ASII) mengurangi 8,01 poin
  3. Bank Mandiri (BMRI) mengurangi 7,85 poin
  4. Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 7,05 poin
  5. Chandra Asri Pacific (TPIA) mengurangi 5,19 poin
  6. Energi Mega Persada (ENRG) mengurangi 4,96 poin
  7. Mora Telematika Indonesia (MORA) mengurangi 4,05 poin
  8. Bayan Resources (BYAN) mengurangi 3,99 poin
  9. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengurangi 3,15 poin
  10. United Tractors (UNTR) mengurangi 2,96 poin

Adapun saham–saham LQ45 lainnya juga jadi penyebab pelemahan IHSG. Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) jatuh 3,81%, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) terpeleset 3,61%, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga melemah 3,49%.

Saham LQ45 potensial lainnya turut jadi pemberat IHSG adalah PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) ambruk 3,29%, saham PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGAS) melemah 2,59%, dan saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) juga terjebak di zona merah dengan pelemahan 2,35%.

Konflik Timur Tengah Masih Jadi Isu

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Rusia pada Senin setempat untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Kunjungan ini berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) guna menyudahi perang selama delapan minggu.

Dilansir kanalTelegram resmi Kementerian Luar Negeri Iran, Araghchi menegaskan pentingnya koordinasi dengan otoritas Rusia setelah kampanye militer AS-Israel terhadap Republik Islam Iran mengganggu berbagai pertemuan bilateral sebelumnya, seperti yang dilaporkan Bloomberg News.

Iran pada Minggu melaporkan Araghchi akan menyampaikan pesan kepada Pakistan, selaku mediator utama, perang dapat berkesudahan jika Amerika mencabut blokade laut, menyetujui kerangka hukum baru untuk Selat Hormuz, dan memberikan jaminan untuk tidak melakukan aksi militer di masa depan.

Berdasarkan laporan Axios yang mengutip pejabat AS, Iran juga telah memberitahu Pakistan, negosiasi mengenai program nuklir—yang merupakan isu lama—dapat dibahas di tahap selanjutnya.

Hingga sampai dengan saat ini, AS belum memberikan komentar resmi terkait usulan tersebut. Namun, Presiden Donald Trump mengakui adanya rencana baru dari Iran pada Sabtu lalu. Juru bicara Gedung Putih dalam pernyataannya kepada Bloomberg menegaskan, “Amerika Serikat memegang kendali dan hanya akan membuat kesepakatan yang mengutamakan rakyat Amerika, serta tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.”

Pasar masih dibayangi ketidakpastian, tidak terjadinya perundingan diplomatik baru antara AS–Iran menyeret harga minyak mentah berada di level tinggi menyentuh US$107,83 per barel, jadi pemberat IHSG.

(fad/wep)

No more pages