Di sisi lain, Rencana pembangunan KEK keuangan ini juga turut melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyebut pemerintah sedang mengkaji berbagai aturan guna memastikan family office bisa benar-benar berjalan dan berfungsi.
Wacana pembentukan International Financial Center ini berkembang dari yang awalnya hanya family office. Kala itu, wacana family office pertama kali digaungkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan pada medio 2024, ketika masih menjabat Menko Kemaritiman dan Investasi pada pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo.
Dalam perkembangan terbaru, rencana pembangunan international financial center di Indonesia ini telah disampaikan Luhut saat melaporkan kondisi terkini perekonomian nasional kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Selasa (21/4/2026).
Dia mengatakan penguatan inisiatif pembangunan Indonesia Financial Center guna menangkap potensi pergeseran arus modal global.
"Kita tidak hanya bicara soal bertahan, tapi bagaimana mengambil manfaat dari situasi ini. Percepatan GovTech dan pembangunan Indonesia Financial Center adalah langkah strategis kita untuk memanfaatkan pergeseran arus modal global. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan dunia usaha, kita optimistis momentum ini dapat kita jadikan katalis bagi lompatan kemajuan nasional," ungkap Luhut dikutip dari akun instagram resmi.
(mfd/wdh)































