Warsh Isyaratkan Ubah Indikator Inflasi, The Fed Buat Pasar Cemas
News
31 July 2026 08:00

Enda Curran dan Greg Ritchie - Bloomberg News
Bloomberg, Terselip di tengah konferensi pers penuh dinamika Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh pada hari Rabu (29/7), muncul sebuah sinyal bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut dapat mengubah pendekatannya dalam menilai inflasi—sebuah pernyataan yang kini memicu kecemasan di kalangan investor.
Meskipun fokus utama dalam pengarahan tersebut adalah pandangannya—atau ketiadakjelasannya—mengenai apakah akan menaikkan suku bunga acuan, para investor dan ekonom kini juga memperdebatkan implikasi dari potensi evaluasi ulang terhadap cara para pembuat kebijakan mengukur inflasi.
“Kami akan memastikan inflasi berada di level 2% dan tidak lebih dari itu,” kata Warsh. “Namun untuk mencapai hal tersebut, saya melihat seperangkat data inflasi yang lebih luas dibandingkan sekadar PCE.”
Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) telah lama menjadi indikator inflasi favorit The Fed, dan digunakan oleh para pembuat kebijakan dalam proyeksi mereka. Indikator tersebut naik 3,7% pada bulan Juni dari tahun sebelumnya, menurut data resmi yang dirilis Kamis (30/7). “Kami tetap menggunakannya,” ujar Warsh, seraya menambahkan, “Siapa yang tahu, setelah Januari mendatang, kami mungkin akan berbicara mengenai strategi yang berbeda.”

































