Bedah V4 Flash & V4 Pro, Model AI Terbaru dari DeepSeek China
News
24 April 2026 18:10

Saritha Rai dan Luz Ding
Bloomberg, DeepSeek meluncurkan versi preview dari model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) paling baru setahun setelah mengguncang Silicon Valley. DeepSeek menyebut pengembangan terbarunya sebagai platform sumber terbuka paling kuat sebagai tantangan bagi para pesaingnya, mulai dari OpenAI hingga Anthropic PBC.
Startup asal China ini meluncurkan V4 Flash dan V4 Pro, yang diklaim memiliki performa terbaik dalam benchmarks pemrograman serta kemajuan besar dalam tugas reasoning dan agentic . Terdaoat upgrade dari sisi arsitektur dan optimasi, demikian pernyataan startup tersebut di Hugging Face.
DeepSeek menyoroti teknik yang mereka sebut Hybrid Attention Architecture, yang diklaim meningkatkan kemampuan platform AI untuk mengingat pertanyaan dalam percakapan panjang. DeepSeek juga memperluas jendela konteks hingga 1 juta token — berarti lompatan yang memungkinkan basis kode lengkap atau dokumen panjang dikirim sebagai satu prompt.
V4 diluncurkan lebih dari setahun setelah startup yang berbasis di Hangzhou ini memicu aksi jual besar-besaran senilai triliunan dolar AS di pasar saham lewat rilisan R1, sebuah model open source yang meniru proses penalaran manusia. R1 mampu bersaing dengan sistem AI tercanggih AS seperti OpenAI, tetapi diklaim berbiaya jauh lebih murah.
































