Produsen chip China mengalami kenaikan pada hari Jumat karena para investor bertaruh bahwa model baru tersebut akan mendukung permintaan akan chip lokal. Dalam sebuah postingan di WeChat, DeepSeek menyatakan bahwa kapasitas layanan untuk seri V4 Pro sangat terbatas, akibat keterbatasan daya komputasi. Namun, startup tersebut memperkirakan harga model tersebut akan turun secara signifikan setelah peluncuran kluster komputasi yang didukung oleh chip Ascend 950 dari Huawei Technologies Co. pada paruh kedua 2026.
DeepSeek saat ini sedang dalam pembicaraan dengan Tencent Holdings Ltd. dan Alibaba Group Holding Ltd. untuk putaran pendanaan pertamanya.
Saham Semiconductor Manufacturing International Corp. (SMIC), produsen chip utama Huawei, naik hingga 9,4% di Hong Kong, sementara Hua Hong Semiconductor Ltd. melonjak lebih dari 13%. Pesaing seperti Knowledge Atlas Technology JSC Ltd. — atau Zhipu — turun 8%.
? DeepSeek-V4 Preview is officially live & open-sourced! Welcome to the era of cost-effective 1M context length.
— DeepSeek (@deepseek_ai) April 24, 2026
? DeepSeek-V4-Pro: 1.6T total / 49B active params. Performance rivaling the world's top closed-source models.
? DeepSeek-V4-Flash: 284B total / 13B active params.… pic.twitter.com/n1AgwMIymu
Seri terbaru ini merupakan tahapan besar dalam skala dan efisiensi yang telah mendefinisikan kemajuan DeepSeek dan memberikan tekanan kompetitif yang besar pada pesaing. Setelah peluncuran R1, perusahaan teknologi dan investor mulai mempertimbangkan kembali kebijaksanaan mengucurkan miliaran dolar AS ke pengembangan AI. Pengeluaran tersebut kini kembali meningkat, karena raksasa teknologi AS diperkirakan akan menginvestasikan sekitar US$650 miliar pada 2026 untuk infrastruktur AI dan pusat data.
(bbn)































