Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan pemerintah sedang mendirikan pusat tanggap darurat, dan menyerukan warga di daerah yang terkena dampak gempa untuk mencari lokasi yang aman.
“Mohon segera pergi ke tempat yang lebih tinggi dan area evakuasi,” katanya dalam pernyataan yang disiarkan televisi. Ia mengatakan pihak berwenang sedang berusaha memastikan sejauh mana kerusakan akibat gempa dan apakah ada korban jiwa.
Tokyo Electric Power Co mengatakan sedang menyelidiki dampak gempa terhadap fasilitasnya, sementara Hokkaido Electric Power Co menyatakan belum menemukan adanya kelainan di pembangkit listrik tenaga panas atau nuklirnya.
Tohoku Electric Power Co mengatakan tidak ada kelainan yang terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir atau termalnya. Gempa tersebut menyebabkan penangguhan layanan kereta api berkecepatan tinggi Shinkansen di Iwate, kata NHK.
(bbn)




























