Penutupan efektif jalur air tersebut telah menghambat sekitar seperlima pasokan LNG global, mendorong harga naik dan menyebabkan kelangkaan di pasar negara berkembang Asia.
Langkah terbaru Iran ini terjadi setelah berjam-jam kekacauan dan kebingungan seputar lalu lintas melalui selat tersebut.
Republik Islam Iran mengumumkan kepada awak kapal bahwa jalur air tersebut ditutup, dan satu kapal melaporkan adanya tembakan, menurut pemilik kapal di wilayah tersebut yang meminta namanya tidak disebutkan karena situasi keamanan.
Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, pada Jumat mengatakan bahwa Hormuz "sepenuhnya terbuka" untuk pelayaran komersial.
(bbn)
No more pages

























