Logo Bloomberg Technoz

Dia mengatakan, harta yang bukan berasal dari usaha sendiri sebenarnya memiliki sejumlah pilihan umum agar lebih jelas. Beberapa di antaranya adalah hibah dengan akta, hibah tanpa akta, dan warisan. 

Tak lama setelah KPK mempertanyakan postur harta itu, Dito Ariotedjo saat dikonfirmasi media mengatakan, semua yang dia laporkan bisa dipertanggungjawabkan. Harta yang dia miliki saat ini memang diberikan oleh orangtuanya. 

"Dari lima aset tanah, empat di antaranya adalah pemberian dari orangtua, jadi memang posisinya hadiah," kata Dito kepada Bloomberg Technoz, Rabu (19/7/2023).

Dia dan istrinya terbilang berasal dari keluarga yang berada. Dito diketahui merupakan putra mantan Direktur Antam Arie Prabowo Ariotedjo. Sayangnya pada saat LHKPN Arie di KPK akan dicek, tak ditemukan riyawatnya. Apakah Arie tak lapor harta? Padahal sedianya pejabat negara termasuk petinggi BUMN harus secara berkala melaporkan LHKPN tersebut.

Sementara istri Dito yakni Niena Kirana Riskyana tak lain adalah putri kandung pengusaha teras dari Makassar, Sulawesi Selatan yakni Fuad Hasan Masyhur. Fuad merupakan pemilik PT Maktour Indonesia, perusahaan biro perjalanan haji dan umrah yang terkenal. Dia juga tercatat pernah menjadi Presiden Komisaris di PT Kayu Meridien dan PT Trinunggal Kharisma.

Presiden Jokowi dan Menpora Dito Ariotedjo (Sumber: Tangkapan layar YouTube Setpres)

Fuad merupakan pemilik dan pemegang saham terbesar perusahaan sawit PT Menthobi Karyatama Raya (MKTR). Pada saat initial public offering (IPO), MKTR melepas sebanyak 2,5 miliar lembar saham atau sebesar 20,83% dari modal ditempatkan dan disetor IPO tersebut. MKTR melangsungkan IPO pada November 2022 silam dan sukses meraih pendanaan hingga Rp300 miliar.

Usai IPO, dalam hitungan bulan, harta Fuad diperkirakan meningkat hingga ratusan miliar. Sebagai pemegang saham mayoritas, harta kekayaan Fuad lewat MKTR saja ditaksir hingga Rp1,03 triliun.

Selain sebagai pengusaha, Fuad juga sejak lama bernaung di Partai Golkar. Dia pernah menjabat Ketua DPD Partai Golkar. Dia juga pernah menjadi Wakil Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila.

Masih soal harta kekayaannya, Dito mengatakan dia sedang berkonsultasi dengan ahli soal pengisian LHKPN yang dimasukkannya sebagai hadiah dan bagaimana yang seharusnya dalam perspektif hukum.

Menpora tersebut juga maklum apabila harta fantastisnya menjadi polemik pada saat ini.

"Ini menjadi ramai mungkin karena fantastis angkanya dan saya masih muda. Namun kami kan tidak bisa memilih lahir dari mana, yang penting tetap selalu kerja keras dan semangat berkarya," tutup menteri termuda di kabinet itu.

(ezr)

No more pages