Logo Bloomberg Technoz

Risiko RI Beli Minyak Rusia: Karakteristik hingga Rawan Sanksi AS

Azura Yumna Ramadani Purnama
15 April 2026 14:00

Sumur minyak di Rusia./dok. Bloomberg
Sumur minyak di Rusia./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Center of Reform on Economics (Core) memandang rencana impor minyak mentah dan gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) dari Rusia turut mengandung risiko yang perlu diwaspadai pemerintah, meskipun harga komoditas migas dari negara tersebut terbilang murah.

Ekonom energi Core Muhammad Ishak Razak menyatakan ketergantungan berlebihan pada minyak Rusia dapat menimbulkan kerentanan jika situasi politik atau hubungan internasional berubah, seperti yang menimpa Uni Eropa (UE) setelah serangan Rusia ke Ukraina.

Ishak menyatakan setelah kejadian tersebut, UE terpaksa mengalihkan impor migas dari Rusia ke Timur Tengah. Selain itu, Ishak mengingatkan potensi Indonesia bernasib seperti India, yang tetiba dikenakan sanksi oleh AS gegara membeli minyak dari Rusia.


“Perlu juga diantisipasi potensi seperti yang terjadi pada India; pemberlakuan 'sanksi' AS berupa kenaikan tarif tambahan atas India yang membeli minyak dari Rusia,” kata Ishak, ketika dihubungi, Rabu (15/4/2026).

Pengapalan minyak Rusia ke Asia./dok. Bloomberg

Perbedaan Spesifikasi