Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Beber RI Tak Cuma Incar Minyak Rusia, Kilang dan EBT Juga

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 April 2026 14:40

Pekerja memeriksa dongkrak pemompaan minyakdi lokasi pemompaan, yang dioperasikan oleh Rosneft PJSC di Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov
Pekerja memeriksa dongkrak pemompaan minyakdi lokasi pemompaan, yang dioperasikan oleh Rosneft PJSC di Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia dan Rusia membuka peluang kerja sama pengembangan kilang minyak, penguatan perdagangan minyak, hingga peningkatan pemanfaatan teknologi energi.

Hal tersebut diungkapkan Bahlil usai turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto ketika melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa.

Bahlil tidak menjelaskan lebih lanjut rencana kerja sama tersebut, dia hanya menyatakan kerja sama tersebut dilakukan untuk menjamin pasokan energi serta mendorong investasi di sektor energi.


“Kunjungan ini jadi momentum penting untuk memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam jangka panjang, Indonesia turut membuka peluang kolaborasi di sektor energi bersih. Sebagai upaya yang diarahkan untuk mendukung diversifikasi energi,” kata Bahlil dalam siaran pers Kementerian ESDM, Selasa (14/4/2026).

“Langkah ini mencakup pengembangan kilang minyak, penguatan perdagangan minyak, serta peningkatan pemanfaatan teknologi energi,” sebagaimana tertulis dalam siaran pers Kementerian ESDM.