Pengamat pertahanan dan Konsultan senior di Marapi Consulting and Advisory, Beni Sukadis menilai, kerjasama blanket overflight access berpotensi Indonesia tak akan lagi bisa menjalankan politik luar negeri bebas aktif.
Menurut dia, perjanjian akses udara bebas bagi militer AS akan memicu respons negatif dari China. Selain itu, Indonesia akan dianggap sebagai pendukung AS meski tak berposisi sebagai sekutu. Selain itu, keterbukaan akses militer asing dapat meningkatkan eksposur Indonesia terhadap dinamika konflik regional.
Selain itu, kerja sama tersebut juga berpotensi menimbulkan dinamika politik di dalam negeri. Kelonggaran akses udara akan menjadi isu jika pemerintah tak menerapkan pengawasan yang ketat dan tak transparan.
(dov/frg)
No more pages


























